Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Lidya Aprianti, S.Pd. – Menulis Teks Deskripsi Melalui Pemanfaatan Literasi Digital

Keterampilan menulis siswa adalah kemampuan siswa dalam mengungkapkan ide, pemikiran, dan informasi secara tertulis dengan jelas, terstruktur, dan efektif. Keterampilan menulis juga merupakan kompetensi penting dan Pendidikan, menulis bukan hanya tentang menulis sekali dan selesai. Akan tetapi, siswa perlu memahami pentingnya peningkatan kualitas pada tulisannya. Di era digital, keterampilan menuis juga mencakup kemampuan menggunakan perangkat lunak pengolahan kata dan alat literasi digital untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tulisan.

Peran guru dalam pemilihan media sangat berperan penting untuk meningkatkan keterampilan menulis, khusunya menulis teks deskripsi. 

Penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat membuat siswa merasa kesulitan dalam mengembangkan ide dan kreatifitas sehingga sangat berpengaruh terhadap kualitas tulisan yang dihasilkan oleh siswa.

Berdasarkan hal tersebut penggunaan media literasi digital, untuk menulis teks deskripsi diharapkan dapat memacu kreatifitas siswa sehingga mereka tidak lagi mengalami kebingungan untuk menulis teks deskripsi.

Teks deskripsi adalah jenis teks yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan sesuatu dengan detail agar pembaca dapat membentuk gambaran yang jelas tentang objek, tempat, orang, atau konsep yang sedang dijelaskan. Teks deskripsi digunakan untuk menghadirkan gambaran dan memungkinkan pembaca atau pendengar untuk memahami secara mendalam atau visual mengenai objek yang dibahas dalam teks.

Kemampuan menulis siswa terhadap teks deskripsi cenderung sulit berkembang disebabkan rendahnya kemampuan mereka dalam mengembangkan ide. Kesulitan siswa dalam pengembangan ide tersebut diataranya termasuk: 1) Keterbatasan Wawasan atau Pengetahuan, dalam hal ini siswa mungkin kesulitan dalam mengembangkan ide karena kurangnya pengetahuan atau pengalaman terkait topik tertentu. Ini bisa menjadi hambatan ketika mereka harus menulis tentang topik yang tidak dikenal. 2) Keterbatasan Kreativitas, beberapa siswa mungkin merasa sulit untuk menghasilkan ide-ide kreatif atau orisinal dalam tulisan mereka. Mereka bisa terjebak dalam pola pikir yang terlalu konvensional atau berulang. 3) Kekurangan Perencanaan, seringkali, siswa melompat langsung ke menulis tanpa perencanaan yang cukup. Kekurangan perencanaan dapat menghasilkan tulisan yang tidak teratur atau kurang terorganisir. 4) Ketakutan Terhadap Penilaian, rasa takut akan penilaian dari guru atau pembaca bisa membuat siswa ragu-ragu untuk mengembangkan ide mereka dengan bebas. Mereka mungkin khawatir tentang apakah ide-ide mereka akan dianggap tepat atau berharga. 5) Kurangnya Pemahaman Struktur Teks, siswa perlu memahami struktur dasar jenis teks yang akan mereka tulis, seperti narasi, eksposisi, atau argumentasi. Kurangnya pemahaman tentang struktur ini bisa menghambat pengembangan ide yang sesuai. 6) Kurangnya Keterampilan Pemikiran Kritis, mengembangkan ide yang kuat memerlukan keterampilan pemikiran kritis untuk menggali ide-ide yang relevan, mengidentifikasi hubungan, dan mengembangkan argumen yang kuat. Siswa yang belum memiliki keterampilan ini mungkin mengalami kesulitan. 7) Kurangnya Pengalaman Menulis, semakin banyak siswa menulis, semakin mudah bagi mereka untuk mengembangkan ide. Kurangnya pengalaman menulis dapat membuat siswa merasa terhambat dalam menemukan ide-ide yang cocok untuk tulisan mereka. 8) Kurangnya Motivasi, siswa yang kurang termotivasi untuk menulis mungkin tidak merasa tertarik untuk mengembangkan ide dengan baik. Motivasi adalah faktor penting dalam pembangunan ide yang kuat.

Untuk mengatasi kesulitan ini, guru dan pembimbing perlu memberikan dukungan yang memadai kepada siswa. Ini dapat mencakup memberikan panduan, merangsang pemikiran kreatif, memberikan umpan balik positif, dan memfasilitasi perencanaan dan proses penulisan yang efektif. Dengan waktu, latihan, dan bimbingan yang tepat, siswa dapat mengatasi kesulitan dalam mengembangkan ide tulisan mereka.

Media literasi digital

Pemanfatan literasi digital memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan ide untuk menulis teks deskripsi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa literasi digital penting dalam konteks ini: 1) Akses ke Sumber Informasi, literasi digital memungkinkan siswa untuk dengan mudah mengakses beragam sumber informasi online, seperti situs web, database, e-book, dan sumber daya digital lainnya. Ini memperluas cakupan penelitian mereka dan memberikan akses ke berbagai sumber yang dapat digunakan untuk mengembangkan ide untuk teks deskripsi. 2) Pemahaman tentang topik, siswa dapat menggunakan literasi digital untuk mendalami pemahaman mereka tentang topik yang akan mereka deskripsikan. Mereka dapat mencari video, gambar, artikel, dan konten multimedia lainnya yang memungkinkan mereka untuk memahami topik secara lebih mendalam. 3) Referensi Visual, literasi digital memungkinkan siswa untuk mencari gambar, foto, atau video yang relevan dengan topik yang akan mereka deskripsikan. Referensi visual ini dapat membantu mereka memvisualisasikan detail-detail yang akan dimasukkan dalam teks deskripsi mereka. 4) Keragaman Sumber, dalam literasi digital, ada banyak platform dan sumber daya berbeda yang dapat digunakan, termasuk mesin pencari, perpustakaan digital, situs web pendidikan, dan forum. Semua ini memberikan beragam perspektif dan ide yang dapat membantu siswa dalam mengembangkan deskripsi yang lebih kaya. 5) Kolaborasi dan Umpan Balik, melalui literasi digital, siswa dapat dengan mudah berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka dalam pengembangan ide dan penulisan teks deskripsi. Mereka dapat saling memberikan umpan balik dan memperbaiki ide mereka secara bersama-sama.

Dengan mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, siswa dapat mengembangkan ide mereka dengan lebih baik, memiliki akses ke sumber daya yang lebih luas, dan menjadi penulis yang lebih efektif dalam era digital yang terus berkembang.

Kegiatan pembelajaran menulis teks deskripsi di awali dengan sebuah perencanaan terhadap pemilihan objek berkenaan dengan benda kesayangan yang dimiliki oleh siswa, selanjutnya siswa diminta untuk memperbanyak referensi informasi tentang benda kesayangannya melalui literasi digital dengan menjelajah internet dan kemudian pada kegiatan inti siswa mengumpulkan informasi tersebut untuk selanjutnya dikemas dalam bentuk teks deskripsi dengan bimbingan guru hingga pada akhirnya siswa menghasilkan karya-karya tulisan yang menarik untuk dibaca. 

Pada bagian akhir pembelajaran siswa diminta untuk mempresentasikan hasil teks deskripsi yang mereka buat, selanjutnya kegiatan refleksi memuat pendapat siswa tentang rasa Bahagia yang mereka alami dan kemudahan yang mereka dapatkan dalam menuangkan ide kreatifnya setelah menjelajah internet dengan metode pemanfaatan literasi digital saat pembelajaran.

“Sebelumnya saat menulis teks kami mengalami kesulitan untuk mengeluarkan ide, tetapi dengan literasi digital menjelajah di internet saya menjadi terinspirasi dalam mampu mengeluarkan ide-ide tulisan yang bagus untuk sebuah teks deskripsi, dan saya menjadi percaya diri saat membacakannya di depan kelas, “Ungkap fito.

 Penulis: Lidya Aprianti, S.Pd

Guru SMP Negeri 21 Batanghari

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid08DVPZ2FyAZRoHepDT3KsUPWsSrkD4RovrZTpUZhAogSG1KcDoMAtinMd8GmQsNAMl&id=100001078916315&mibextid=Nif5oz

Artikel Terkait

Baru saja mendaftar:

18 Jan 2024 : NUR KARTINI SPD.
SMP N 5 TANJUNG JABUNG TIMUR - JAMBI
Read More
17 Jan 2024 : SUTRIANI UMASUGI, S.S
SMP NEGERI 14 AMBON - MALUKU
Read More
17 Jan 2024 : REZEKINTA SYAHPUTRA SEMBIRING, S.P., C.MT., C.PE
BRC-INBIO - SUMATERA UTARA
Read More
17 Jan 2024 : DESY RINA, S.SI, M.M
SMAN 4 KOTA BEKASI - DKI JAKARTA
Read More
15 Jan 2024 : IMMA RAHMAWATI ULFA, S.PD
SD ISLAM ROUSHON FIKR JOMBANG - JAWA TIMUR
Read More
16 Jan 2024 : NANIK INDRAWATI, S. SOS.
SDIT 2 DARUSSALAM - KALIMANTAN TIMUR
Read More
16 Jan 2024 : SIFRA TREISA, M.PD.
SLB NEGERI 6 JAKARTA - BANTEN
Read More
15 Jan 2024 : RINI SETYONINGSIH, S.PD.
SD ISLAM ROUSHON FIKR JOMBANG - JAWA TIMUR
Read More
15 Jan 2024 : WULAN PRANDARI CAPRI, S.PD., M.SI., GR
SMA NEGERI 4 CIBINONG - JAWA BARAT
Read More
13 Jan 2024 : SITI HOLIJAH, S. PD
SMKN 1 KANDIS - SUMATERA SELATAN
Read More
12 Jan 2024 : BUDIANTO, S. PD
SMPN 10 ULUMANDA - SULAWESI BARAT
Read More
10 Jan 2024 : JUWITA RIHASNITA,S.PD.SD
UPT SDN 18 LALANG KEC.MEDANG DERAS KAB.BATU BARA - SUMATERA UTARA
Read More
10 Jan 2024 : ILYAS KALA LEMBANG, S.PD.SD,. M.PD
UPT SDN 12 BITTUANG - SULAWESI SELATAN
Read More